Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers
Kita tidak mampu melihat Allah dengan mata kasar kita tapi lihatlah Allah dengan mata hati kita. Allah 'hadir' dalam setiap hati dan jiwa hamba-hamba yang mengharapkan keredhaanNya. Allah bersama di setiap langkah, di setiap nafas hamba-hamba yang mengharapkan cinta dariNya. Maka 'bawalah' Allah dalam setiap urusan kita.

~Inilah KEKASIHKU~


Keagungan Muhammad SAW
Apakah Kita Telah Mengenal Nabi Kita ?


Apakah Kita benar-benar kenal Nabi Kita? Yaitu kenal secara lahir dan batinnya, jasmani, maknawi dan rohaninya Atau Kita hanya kenal secara lahir sahaja, tidak lebih daripada itu?! Atau Kita kenal secara ngasal saja?

Sebenarnya kalau Kita kenal secara lahir dan batin, jasmani, rohaniahnya pribadi Nabi Kita Pasti Kita jatuh hati kepadanya, Kita akan cinta, Kita akan menyebut selalu namanya
Melalui selawat dan ingatan terhadapnya, Kita akan terasa terhutang budi kepadanya
Karena kedatangannya dan jasanya kepada dunia

Muhammad SAW Nabi Kita...
Nabi Kita, Dia seorang manusia istimewa,
Luar biasa yang tiada taranya
Dia adalah manusia yang paling mulia di sisi Allah Taala

Mari kita bercerita tentangnya secara ringkas agar Kita kenal
Nabi Kita sendiri...
Siapa dia yang sebenarnya?
Dia adalah Muhammad anak Abdullah, ibunya Aminah
Bangsa Quraisy dari Bani Hasyim
Nasabnya hingga ke Nabi Ibrahim

Dia adalah anak yatim piatu..
Seorang anak yang tidak pernah dapat bermanja dengan ibu bapanya seperti orang lain
Dia lahir dari keluarga yang miskin dan dipelihara pula oleh keluarga yang miskin

Dia adalah makhluk yang pertama dan utama yang paling dicintai oleh Tuhan
Yaitu yang diberi nama Nur Muhammad
Dari Nur Muhammadlah seluruh yang ada dicipta dan diwujudkan
Syurga, Neraka, dunia, Akhirat, para malaikat, Arasy, Kursi, Sirat,
manusia, jin, hewan, jamadat dan lain-lainnya

Artinya kalau bukan karena Nabi Muhammad SAW,
Yang lain tidak akan diwujudkan
Karenanya itu Nabi kita membawa rahmat zahir dan batin
Kepada seluruh makhluk Tuhan

Dia adalah makhluk yang awal dari ruh diwujudkan,
sebagai Jasad akhir keturunan para Nabi
Dia adalah satu-satunya Nabi yang diisra’kan dan dimi’rajkan
Mukanya laksana bulan purnama karena cahayanya yang terang
Dia hamba Allah yang paling bertaqwa dan paling takut dengan Tuhan
Karena itulah dia dipanggil Habibullah oleh Allah
Ketua seluruh para Rasul dan para Nabi
Penghulu seluruh orang yang bertaqwa
Imam seluruh manusia
Syariatnya untuk seluruh jin dan manusia dan penutup seluruh syariat
Orang yang memberi syafa’atul kubra di Akhirat dan orang yang pertama
masuk Syurga

Al Quran kitab yang diturunkan kepadanya paling lengkap
Merupakan mukjizatnya yang kekal dan paling agung
Tiada siappuna yang dapat menirunya

Dia memiliki ilmu dunia dan Akhirat
Sekalipun dia tidak menulis dan membaca
Nabi kita mempunyai akhlak yang paling mulia dan tiada taranya
Bahkan lebih mulia dari para malaikat
Terutama kasih sayangnya kepada manusia begitu terasa
Tawadhu’nya ( rendah diri ) adalah pakaian pribadinya
Karena itulah dia sanggup duduk, makan, minum, tidur, baring dengan
fakir miskin, Menziarahi orang sakit, mengiringi jenazah
Tiada seorang pun yang melihat mukanya melainkan jatuh cinta kepadanya
Bahkan seperti orang mabuk tidak dapat melupakannya
Sangat kasih dan simpati dengan fakir miskin, anak-anak yatim dan
janda-janda
Pemurahnya laksana angin kencang yang sangat laju

Orang yang mampu bergaul dengannya berbagai macam strata
Adakalanya laksana ibu dan ayah
Adakalanya seperti kawan yang membela dan setia
Adakalanya terasakan bagai guru
Adakalanya sebagai pemimpin
Adakalanya bagaikan Panglima
Setiap orang yang satu majelis dengannya merasakan dapat layanan yang
memuaskan darinya
Akhlaknya yang tinggi membuat Tuhan memuji
Keberaniannya luar biasa
Dia berjalan seorang diri di hadapan musuh-musuhnya
Tidak sedikit pun takut dengan raja-raja

Setiap orang yang meminta tidak pernah dikecewakan, sekalipun
terpaksa berhutang dengan manusia
Ibadahnya banyak
Sembahyangnya hingga bengkak-bengkak kakinya karena terlalu
lama berdiri di hadapan Tuhannya
Tidak pernah mendoakan musuh-musuhnya dengan kejahatan
Sangat suka meminta maaf dan memberi maaf kepada siapa saja
Dia membalas kejahatan orang dengan kebaikan
Satu perbuatan yang luar biasa
Tidak pernah menghina, mencaci dan merendah-rendahkan orang lain
Sangat pemalu dan merendah diri
Sangat menerima alasan ijin seseorang
Sangat tahan menerima ujian dalam berbagai bentuk dan keadaan
Karena itulah dia dapat menjadi ketua Ulul Azmi para Rasul alaihimussolatuwass alam

Dia suka kepada seseorang karena Allah dan murka juga karena Allah
Hatinya selalu terjaga, matanya saja yang tidur tapi hatinya tidak tidur
Karena itulah dia tidur tidak membatalkan wudhunya
Di dalam hidupnya 74 kali terjadi peperangan, 27 kali dia ikut serta
tetapi tidak pernah membunuh musuh-musuhnya walaupun seorang

Karena menegakkan kebenaran, pernah dilempar dengan
najis, dilempar dengan batu hingga berdarah, diboikot selama
tiga tahun, dikepung, hendak dibunuh, berhijrah meninggalkan tanah
air dan mendapat berbagai kesusahan dan penderitaan

Kemuliannya di sisi Allah Ta’ala begitu ketara dan terasa
Hingg namanya disandingkan dengan nama Tuhannya
di dalam dua kalimah syahadah sebagai bukti syahnya Islam dengan mengucap namanya bersama dengan nama Tuhannya

Doa yang hendak dikabulkan, awal dan akhir ditutup dengan sholawat kepadanya
Doanya sangat terkabul, bahkan siapa yang berdoa bertawasul dengannya
lebih diterima doanya
Siapa yang banyak berselawat dengannya diberi syafaat di Akhirat
Siapa yang selalu menyebut namanya diturunkan rahmat dan berkat

Mukjizat-mukjizatny a yang banyak menunjukkan kebenarannya
Tertulis khatamun nubuwwah di belikatnya
Peluhnya bak mutiara, wanginya lebih wangi daripada kasturi
Orang tidak dapat menentang matanya karena kehebatan yang terpancar
di wajahnya, musuh-musuhnya pasti menundukkan pandangannya bila
menatapnya

Banyak perkara-perkara ghaib yang dibuka Allah Taala kepadanya
Sehingga sebagian perkara-perkara yang belum terjadi Seperti peristiwa akhir zaman dapat diceritakannya

Terlalu kuat tawakalnya kepada Allah Ta’ala
Hingga makanan yang berlebih tidak disimpan untuk malamnya
Bahkan diberikan kepada yang berhak

Apabila dia buang air, tidak ada kesan membuangnya
Lalat tidak pernah hinggap pada badannya
Kalau dia berpaling, dia berpaling dengan seluruh badannya
Tidak pernah makan seorang diri melainkan berkawan
Tidak pernah mencerca makanan
Kalau dia tidak suka, dia tidak makan-makanan itu

Sangat menghormati dan memuliakan tetamunya
Terlalu menjaga hak-hak sekalipun kepada orang kafir
Terlalu mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri
Tidak pernah melaknat sekalipun binatang
Apa yang dikatakannya ibarat mutiara
hingga sangat mempengaruhi orang yang mendengarnya

Dapat menyatupadukan manusia yang berbagai-bagai etnik, kaum,
bangsa dan yang berlainan warna kulit, bahasa dan budaya
Bahkan dapat menanamkan kasih sayang satu sama lain di kalangan
manusia
Melahirkan manusia yang begitu taat dan patuh kepada syariat Tuhannya

Sangat unggul dalam melahirkan manusia yang tinggi akhlak dan moralnya
Mampu menjadikan dunia bersih daripada noda dan dosa
Sukses menjadikan setiap orang rasa berpuas hati di bawah naungan
pimpinannya sekalipun yang bukan Islam
Mereka merasakan dia adalah pelindung dan penyelamat kepada seluruh
makhluk sekalipun binatang

Itulah dia Muhammad Rasulullah SAW
Itulah dia nabi kita, manusia luar biasa,
Yang istimewa kejadian dan akhlaknya paling sempurna, tiada
tandingannya
Baru sedikit saja kita ceritakan tentangnya, sudah mengagumkan kita

Apakah pribadi yang seperti ini kita tidak jatuh hati kepadanya?
Apakah manusia ini kita bisa melupakan begitu saja?
Apakah kita tidak terasa terhutang budi kepadanya?
Bahkan patut bersyukur kepadanya sepanjang masa
Dapatkah kita samakan dia dengan pemimpin-pemimpin yang lain di
dunia?
Jauh panggang dari api, bagai langit dengan bumi

Salam ’alaika Ya Rosulullah

~ERti menganut ISLAM~


Pengakuan beragama Islam bererti saya mesti hidup berdasarkan islam,baik dari segi keyakinan,ibadah mahupun akhlaq. Kalau saya mengaku sebagai seorang muslim ertinya saya sebagai seorg muslim ertinya diri saya,rumah tangga saya dan ahli keluarga saya mestilah menghayati Islam.Pengakuan itu memestikan saya wajib hidup untuk memperjuangkannya.Seluruh jiwa raga dan kemampuan saya harus diarahkan untuk memperkuatkan agama dan meperluaskan pengaruhnya. (petikan dari isi kandungan buku ini-APA ERTINYA SAYA MENGANUT ISLAM oleh FATHI YAKAN)

~HUDUD~

Sebelum kita terburu-buru bercerita tentang hudud, marilah kita bersama bercerita tentang tentang kelebihan-kelebihan sistem Islam yang syumul ini terlebih dahulu. Mengapa perlu diceritakan tentang hukuman dahulu berbanding kelebihan-kelebihan lain? Tidak ada sekolah atau universiti di dunia ini yang menyebutkan hukuman-hukuman mereka kepada pelanggar displin sebagai cara promosi. Sudah pastinya mereka akan bercerita tentang kesempurnaan fasiliti, kehebatan pemimpin, kejayaan pelajar dan lain-lain. Tidak ada universiti yang menulis di dalam iklan-iklan mereka “di sini kami menghukum pelajar yang lewat ke kelas!“.


INDONESIA-ACEH-CANING


Maka mari kita melihat sejarah. Kita dapat lihat bagaimana pernah wujud satu kerajaan yang mana tiada seorang pun rakyatnya yang miskin. Kita juga dapat lihat bagaimana satu kerajaan yang begitu berjaya dalam pelbagai jenis bidang ilmu. Mereka adalah kerajaan yang meletakkan agama Islam sebagai cara hidup mereka. Islam sebagai cara pemerintahan mereka. Itulah sistem yang paling hebat dan paling adil di dunia

.SULTAN MUHD AL-FATEH

Kita lihat pula sistem yang diguna pakai oleh majoriti kerajaan di dunia hari ini. Kapitalis, demokrasi dan pelbagai nama yang dengar macam hebat, tapi tak lebih daripada monyet yang sedang bergayut dalam hutan. Tahukah anda bahawa sistem pemerintahan bercorak demokrasi adalah direka dan dibentuk supaya kekuasaan pemerintah dapat dikekalkan manakala rakyat semakin tertindas? Sama ada sistem pemerintahan, ekonomi atau sosialnya, kesemuanya disusun begitu halus dan dibalut dengan slogan-slogan kebebasan, keadilan dan macam-macam lagi sebenarnya hanyalah kebenaran yang palsu. Sistem inilah yang membesarkan lagi jurang antara si kaya dengan si miskin. Sistem inilah yang telah menyebabkan masalah sosial semakin berlarutan. Golongan pekerja diperhamba secara halus. Golongan pemerintah dipuja secara halus. Hiburan melampau pula diperkenal agar rakyat semakin leka dan malas untuk berfikir. Jika rakyat mampu berfikir, tahulah mereka bahawa mereka itu sedang diperhamba oleh pemerintah mereka.


PyramidCapitalist

Berfikirlah wahai manusia-manusia sekalian. Apabila sistem yang memperhambakan rakyat diperkenalkan, maka rakyat akan hidup terdesak. Apabila kehidupan menghimpit mereka, maka mereka akan lebih mudah terdorong untuk melakukan jenayah. Maka apabila mereka melakukan jenayah, maka pemerintah dengan gembira menghukum mereka.

Saya teringat cerita Rain God dalam buku literature short stories Tingkatan 4, bagaimana kisah kisah masyarakat yang hidup menderita di tanah yang kering kontang di tengah padang pasir. Diceritakan juga bagaimana penderitaan mereka, kebuluran, kehausan, tanaman-tanaman mereka mati semuanya. Pada mulanya saya menyangka tempat mereka tiada pemerintah dan tiada kerajaan tidak dinyatakan pun bantuan-bantuan oleh pihak berkuasa diberikan. Dan akhirnya akibat terdesak, sebuah keluarga dari masyarakat tersebut telah mengorbankan anak mereka kononnya untuk memanggil Tuhan hujan. Maka dengan tidak semena-mena, datanglah polis atau pihak berkuasa lalu menangkap ketua keluarga tersebut. Ketika membaca bahagian tersebut, barulah saya terfikir, bagaimana BODOH dan ZALIMNYA pemerintah tersebut. Sudahlah kebajikan rakyat tidak dijaga. Apa yang dia tahu, hanya menghukum mereka.

Berbeza dengan Islam, kebajikan rakyat dijaga, kehormatan rakyat dipelihara, segala keperluan disedia maka rakyat tiada sebab untuk melakukan jenayah. Maka apabila berlaku juga jenayah, perlulah mereka dihukum dengan keras.


hudud1


Janganlah kita asyik fikir adakah hukuman hudud betul-betul dapat mengekang jenayah. Ia telah terbukti benar. Tapi hakikatnya yang lebih kuat, untuk mengekang jenayah, kerajaan perlulah menjaga kebajikan rakyat dengan sebenar-benarnya. Laksanakanlah sistem-sistem Islam dalam pemerintahan. Sistem Islam dalam politik, sistem Islam dalam ekonomi, sistem Islam dalam sosial, sistem Islam dalam kehidupan. Itulah sebenarnya yang mengekang jenayah.

—————————————————————————————————————————————————

Maklumat tambahan mengenai Hudud:

Hudud adalah hukuman yang dikenakan bagi mereka yang melakukan kesalahan kepada Allah. Di bawah adalah senarai-senarai kesalahan:
Senarai yang disepakati ialah:

1. Kesalahan zina; perbuatan perhubungan seks antara dua jenis sama ada secara paksa atau rela, sama ada bujang, janda ataupun duda. Perbuatan itu tidak sampai mencerakan orang lain.

2. Kesalahan qazaf (menuduh); perbuatan menuduh orang baik sebagai berzina tanpa membawa empat orang saksi atau bukti. Tuduhan ini boleh jadi suami terhadap isteri atau orang lain terhadap mana-mana perempuan.

3. Kesalahan mencuri; perbuatan mencuri barang berharga orang lain atas niat jahat dalam kadar tertentu. Perbuatan itu tidak mengakibatkan kecederaan orang lain.

4. Kesalahan minum arak; perbuatan minum arak sama ada sedikit atau banyak. Perbuatan itu tidak sampai mencederakan orang lain.

Senarai yang tidak disepakati ialah:

1. Kesalahan meninggalkan solat fardu; mereka meninggalkan solat atau niat mengikari ajaran Islam malah mereka bangga tidak melakukan solat.

2. Kesalahan murtad; mereka yang telah memeluk Islam tetapi bertindak keluar daripada Islam sama ada secara suka atau paksa.

~Tanggungjawab~


Salam perjuangan.. update terbaru dari persatuan mahasisawa fakulti sains dan teknologi (PMFST):

*tadi berjumpa dengan mentor PMF, banyak nasihat serta tunjuk ajar yang diberikan untukku sebelum naik pimpinan. Tarikh Annual Grand Meeting(AGM) juga telah ditetapkan iaitu, 25hb februari 2010. tarikh inilah yang akan menaikkan aku sebagai pimpinan yang baru untuk sesi akan datang.. gementar dan debaran di hati semakin kencang

*si kakak: ija kena get ready tau untuk pegang jawatan ni...jawatan ni memerlukan kesabaran, jangan risau orang bawah pasti akan tolong..


si adik: apa tugas2 jawatan ni kak?

si kakak: antara tugasnya menjaga si ........(xnk bgtau siapa).

si adik: erkkk..tapi ija xbrape kenal die...rase segan+takut pon ade. tengok die mcm serius je..

si kakak:awk kena knal die..
si adik: huhu

Dalam fikiran aku, mungkin ini hikmahnya kenapa aku terpilih untuk pegang jawatan ni...untuk kenal dgn lebih rapat dgn org yang kite xberapa kenal..selain tu, aku juga akan dididik bagaimana untuk berfikir secara serius, terbuka dan berfalsafah..(sebab selama ni pemikiran aku seperti kanak2..huhu)..

Jawatan yang dipegang bukanlah untuk dibangga2kan..jawatan yang disandang adlah satu amanah berat yang diberikan oleh Allah melalui pemilihan orang lain..jawatan yang disandang adalah sgt berat dan apabila seseorang itu telah memegang jawatan maka sebelah kakinya di neraka, dan sebelah lagi di syurga, jika tidak menjalankan tanggungjawb itu, maka akan terus ke neraka..nauzubillah...


tapi dalam ketakutan itu, ada rasa semangat yang kuat untuk menyandang jawatan ni.. xsabar nak berkerjasama dengan adik2 yang juga memegang jawatn ini..aku perlu belajar menjadi seorang yang tegas+serius untuk menaikkan PMFST di mata UKM..

Ya Allah permudahkanlah urusan ku ini....

~salam tahniah dan takziah buat Armiza Aris~

pada mulanya aku mendapat khabar itu
aku tersentak, terkejut dan terkesima
tidak tahu mahu membalas apa
mungkin juga si pemberitahu cuma mahu bergurau senda
tapi riak wajahnya tidak menggambarkan beliau hanya bermain kata
aku hanya berdiam dan bersedia

semalam secara rasminya
berita itu disampaikan lagi kepada ku
jantung berdegup laju
duniaku kelam
tanganku menggigil
aku rasa terpikul
aku rasa ada beban yang begitu berat di bahuku
kalau bukan kerana kekuatan
aku mampu menitiskan air mata
air mata kerana gembira dengan kepercayaan itu
air mata kerana Allah percaya akan keupayaan itu
air mata kerana Allah mahu aku yang memikul tanggungjawab besar itu
air mata kerana Allah mahukan aku terus berjuang dengan agamanya di dalam organisasi itu
aku terdiam, aku tertunduk
subhanallah...
masyaAllah...
aku memohon kekuatan itu ya Allah..

semoga aku mampu berjuang bersama sahabat2 yang lain
untuk berjuang, berjihad memikul tanggungjawab itu
salam tahniah dan takziah buat diriku
NOOR ARMIZA MD ARIS

`Harun Din tumpaskan mubaligh....~

"Lelaki India berbadan tegap itu menghempaskan dirinya ke atas sofa di ruang tamu rumahnya di Petaling Jaya. Hari ini, dia rasa terlalu letih. Pelanggan yang datang ke bank tempatnya bekerja hari ini, luar biasa ramainya. Dia cuma sempat berhenti rehat sewaktu makan tengah hari sahaja. Selepas itu, dia kembali sibuk melayan pelanggan sehinggalah habis waktu pejabat.

Lelaki itu menghidupkan TV 29 inci yang baru dibelinya tidak sampai dua bulan dengan remote yang berada di tangannya. Ditukarnya satu per satu siaran televisyen, TV3, TV2, semuanya sama. Tidak ada apa yang menarik. Bosan!. Dia menukar pula kepada siaran TV1 . Kebetulan ketika itu, rancangan Forum Perdana Ehwal Islam sedang berlangsung. Salah seorang ahli panelnya ialah ulama terkenal, Dato’ Dr. Haron Din.

Biarpun dia bukan seorang Muslim, rancangan Forum Perdana Ehwal Islam bukanlah asing baginya. Selalu juga dia menonton rancangan tersebut. Malah, dia juga tahu sedikit sebanyak tentang ajaran Islam melalui rancangan tersebut. Lagipun, dia suka melihat kepetahan ahli panel itu memberi ceramah dalam bahasa Melayu, secara tidak langsung, dia boleh belajar bertutur dalam bahasa Melayu dengan lebih baik.

Sedang asyik mengikuti perbincang­an itu, tiba-tiba, lelaki tersebut tersentak apabila mendengar Haron Din mengatakan: “Bandingan segala kebaikan amal dan usaha orang-orang yang kufur ingkar terhadap Tuhannya ialah seperti abu yang diterbangkan angin pada hari ribut yang kencang, mereka tidak memperoleh sesuatu faedah pun daripada apa yang mereka telah usahakan itu. Amalan itu menjadi sia-sia akibat mereka sebenarnya berada dalam kesesatan yang jauh daripada kebenaran.”

Mendengar kata-kata Haron Din, darah lelaki India itu menyirap. Perasaan marah menyelinap masuk ke dalam hatinya. Mana boleh! Itu tidak adil! Takkan Tuhan hanya menerima kebaikan orang Islam sahaja? Bagaimana dengan kebaikan yang dilakukan oleh orang bukan Islam? Bahkan, sepanjang hidupnya, dia melihat banyak kebaikan yang dilakukan oleh orang bukan Islam, dan ada kalanya, melebihi daripada Kebaikan yang pernah dilakukan oleh orang Islam itu sendiri. Apakah segala kebaikan itu tidak diterima? Dia mula menganggap, ajaran Islam mengamalkan sikap kasta. Jika begitu ajaran Islam, bermakna ia double standard.




Rasa tidak puas hati terus menyelubungi fikiran lelaki tersebut. Lelaki India itu akhirnya bertekad untuk ber­jumpa dengan Haron Din. Dia ingin berdebat dengan ulama tersebut. Pada fikirannya, mana boleh seorang ulama mengeluarkan kenyataan yang tidak adil seperti itu, dan boleh menyentuh perasaan orang bukan Islam di negara ini seperti dirinya. Apatah lagi ia dilakukan secara terbuka di kaca TV. Lelaki itu tahu, Haron Din bukanlah calang-calang orang, tetapi dia tidak peduli. Dia tetap mahu berjumpa dengan ulama tersebut dan mesti mencari jalan bagaimana untuk bertemu dengannya.Setelah beberapa bulan memendam niat untuk bertemu Haron Din akhirnya hasrat itu tercapai.

Melalui seorang pelanggan yang dikenali ketika berurusan di bank tempatnya bekerja, lelaki itu dibawa bertemu dengan Haron Din di sebuah rumah seorang ahli perniagaan di Petaling Jaya. Haron Din mengadakan usrah di rumah ahli perniagaan tersebut pada hari Khamis malam Jumaat, seminggu sekali. Ketika sampai di rumah ahli perniagaan tersebut, kuliah baru saja bermula. Di hadapan lebih 20 orang jemaah, kelihatan Haron Din duduk bersila sambil memegang sebuah kitab.

Kebetulan pada malam itu, Haron Din mengajar tentang bab syirik. Bila ternampak muka Haron Din, hatinya menjadi panas. Lelaki itu membulatkan tekad, selepas tamat kuliah, dia mahu berjumpa dengan Haron Din. Dia mahu mengajak Haron Din berdebat. Lelaki itu memang betul-betul tidak berpuas hati dengan kenyataan Haron Din di dalam Forum Perdana. Ia masih terngiang-ngiang di telinganya biarpun sudah beberapa bulan berlalu. Namun, tidak disangka-sangka, segala yang dirancangnya tidak menjadi. Perasaan marah dan bengang yang bersarang dalam dirinya selama beberapa bulan itu mula surut apabila dia duduk mendengar kuliah yang disampaikan oleh ulama tersebut. Setelah tamat kuliah yang diberikan Haron Din, lebih kurang dua jam selepas itu, semangatnya yang tadi berkobar-kobar mahu berdebat dengan ulama tersebut, kian kendur.

https://www.media4islam.net/images/What%20Islam.JPG


Rupa-rupanya, dalam diam, dia mengakui, cara penyampaian, serta kupasan Haron Din yang begitu terperinci dalam bab-bab syirik, membuatkan dia rasa amat terpegun. Sebelum ini, lelaki India itu tidak pernah mendengar penjelasan mengenai Islam dan ketuhanan seperti yang didengarnya pada malam itu. Biarpun hati lelaki berkenaan sudah mula mahu akur pada kebenaran Islam, namun egonya masih menebal. Lelaki ini memperingatkan dirinya, kedatangannya pada malam itu bukan untuk terpengaruh dengan kata-kata Haron Din, tetapi untuk mengajak ulama itu berdebat dengannya.

Akhirnya dia memutuskan untuk menangguhkan hasrat berdebat dengan Haron Din. Bukan tidak berani, tetapi sebenarnya pada malam itu segala persepsi buruknya terhadap Haron Din dan Islam telah mula berubah. Pun demikian, lelaki itu tidak mahu mengalah dengan perasaannya. Ego yang ada dalam dirinya mengaburi kewarasan akalnya. Misinya berjumpa dengan Haron Din ialah untuk menyatakan apa yang dikatakan oleh ulama tersebut dalam Forum Perdana adalah tidak adil. Tidak lebih daripada itu. Dan yang paling penting, tujuan dia bertemu ulama tersebut bukanlah untuk mengakui kebenaran Islam.

Lelaki itu membuat perancangan sendiri. Dia akan terus mengikuti kuliah Haron Din di situ, agar dia lebih faham tentang Islam dan senang nanti untuk dia berhujah dengan ulama tersebut kelak. Selepas itu, pada setiap malam Jumaat, lelaki berkenaan menghadiri kuliah Haron Din. Kali ini dia pergi seorang diri. Tetapi ‘masalahnya’ semakin lama mengikuti usrah Haron Din, semakin jelas dilihatnya kebenaran Islam. Lama-kelamaan, tujuan asal lelaki ini untuk berdebat dengan Haron Din dan mengatakan bahawa Islam agama yang double standard, bertukar menjadi sebaliknya.

Setiap kali dia mengikuti usrah Haron Din, semakin hampir hatinya pada Islam. Islam itu dilihatnya tulus, lurus tanpa simpang-siur. Niat asalnya untuk berdebat dengan Haron Din akhirnya terpadam begitu sahaja. Sebaliknya, hatinya menjadi semakin lembut dan lelaki India itu bertambah berminat untuk mengetahui tentang ajaran Islam dengan lebih mendalam. Suatu hari ketika mengikuti usrah Haron Din di rumah ahli perniagaan tersebut, lelaki India itu mengambil peluang bertanyakan bermacam-macam soalan tentang Islam. Dia bertanya, mengapa perlu meninggalkan agamanya dan memeluk Islam? Bukankah semua agama itu sama. Bukankah Islam itu juga sama seperti agama lain, menyuruh membuat kebalkan dan meninggalkan kejahatan? Dan yang paling penting, dia mahu tahu, kenapa Haron Din mengatakan hanya amalan orang Islam sahaja yang diterima Allah, dan amalan orang bukan Islam tidak diterima-Nya seperti yang disebut di dalam Forum Perdana Ehwal Islam tidak berapa lama dulu.



Haron Din tersenyum dan secara berkias beliau menjawab; “Untuk memudahkan saudara memahaminya, biar saya berikan contoh begini: kita adalah seorang hamba dan tuan kita memberikan kita sebidang tanah, cangkul, benih, baja dan segala kelengkapan yang lain untuk kita mengusahakan tanah tersebut. “Tuan kita suruh kita usahakan tanah itu tetapi kita tidak berbuat seperti mana yang disuruh, sebaliknya kita mengusahakan tanah orang lain. Kemudian bila tiba di hujung bulan, kita datang kepada tuan kita untuk meminta upah. Saudara rasa, adakah tuan kita akan bagi upah sedangkan kita tidak lakukan apa yang disuruh, sebaliknya kita melakukan kerja untuk orang lain? “Begitu jugalah simboliknya di dalam Islam. Jika kita melakukan kebajikan dan kebaikan, bukan kerana Allah, tetapi kerana sesuatu yang lain, contohnya kerana manusia, pangkat atau harta, apakah di akhirat nanti, Allah akan memberi balasan di atas amal perbuatan kita sedangkan semua amalan yang kita lakukan bukan untuk Dia?”

Ternyata segala jawapan dan hujah yang diberikan oleh Haron Din atas pertanyaannya itu, membuatkan dia mati akal. Begitu juga dengan setiap hujah dan persoalan yang cuba ditimbulkan lelaki itu dengan mudah dipatahkan oleh Haron Din dengan cara yang lembut dan bijaksana, tanpa sedikit pun menyinggung perasaannya sebagai orang bukan Islam. Setelah empat minggu berturut-turut mengikuti kuliah yang diberikan oleh Haron Din, ego yang ada di dalam dirinya hancur dengan kebenaran Islam. Akhirnya hati lelaki itu terbuka untuk memeluk Islam. Enam bulan selepas itu, secara rasmi lelaki India tersebut memeluk Islam.

Dalam satu pertemuan empat mata dengan Haron Din setelah lelaki itu memeluk Islam, dia sempat bertanya mengapakah ulama tersebut mengeluarkan kenyataan seperti itu di kaca TV, sedangkan kenyataan itu boleh mengundang rasa tidak puas hati di kalangan bukan Islam, seperti apa yang dirasakannya. Haron Din menjelaskan kepada lelaki India tersebut: “Memang kenyataan itu saya tujukan khusus untuk orang bukan Islam. Saya mahu orang bukan Islam berfikir tentang kehidupan, asal usul manusia dan kebenaran agama.




Saya mendapat maklum balas, ramai di kalangan bukan Islam yang menonton rancangan itu. Jadi, sengaja saya bacakan ayat al-Quran itu agar mereka berfikir.” “Dan saya adalah di antara mereka yang terkena provokasi Haron Din itu. Biarpun pada peringkat awalnya saya bertemu beliau atas sebab tidak puas hati dengan kenyataannya, namun akhirnya, saya bersyukur, kerana ia menjadi penyebab yang membuatkan saya akhirnya menerima cahaya kebenaran Islam,” jelas Mohammad Fitri Abdullah, 43, lelaki India yang dimaksudkan dalam cerita di atas. Ketika Mastika menemuinya di pejabat Perkim bahagian Shah Alam di Masjid Negeri Shah Alam, Fitri berulang kali menyatakan betapa syukurnya dia mendapat hidayah biarpun pada mulanya dia langsung tidak terfikir untuk memeluk Islam. “Seperti yang saya katakan, pada awalnya niat saya adalah untuk berdebat dan berbalah dengan Haron Din akibat rasa tidak puas hati terhadap kenyataannya itu. Tetapi, apabila saya mendengar penjelasan beliau, ego saya jatuh dan dalam diam-diam saya mengakui, saya bukanlah orang yang layak untuk berdebat dengan beliau,” jelasnya. Sebenarnya sebelum memeluk Islam, Fitri memang seorang yang taat terhadap agamanya. Dia bukan sekadar seorang pengikut yang taat, tetapi juga bergerak aktif dalam beberapa persatuan yang berteraskan agama yang dianutinya.

Selain itu, dia turut mengajar di beberapa rumah ibadat di sekitar ibu kota. Biarpun kuat terhadap agamanya, namun jauh disudut hati, lelaki itu sering merasakan ada sesuatu yang tidak kena dengan agama yang dianutinya. “Sebenarnya, agama tersebut juga mengajar pengikutnya untuk menyembah Tuhan yang satu. Di dalam kitab­kitab lama, itulah ajarannya. Tapi masalahnya, apa yang dilakukan oleh penganut agama tersebut berlainan daripada apa yang diajar di dalam kitab. “Mereka tidak menyembah Tuhan yang satu, sebaliknya menyembah bermacam-macam Tuhan, selain dari Tuhan yang satu,” tegas lelaki yang berasal dan Banting, Selangor ini.

Lantaran itulah kata Fitri, hatinya sering berasa ragu dengan agama sendiri. Perasaan ini bukannya baru, malah timbul sejak dia berusia belasan tahun lagi. Dia melihat apa yang diajar di dalam kitab, dengan apa yang dipraktikkan oleh penganut agama lamanya, termasuk dirinya sendiri, ternyata bercanggah sama sekali. “Tetapi apabila saya mendengar kuliah Haron Din, diam-diam saya mula sedar, saya memang berada dalam kesesatan yang nyata. Pertama kali mendengar ceramah beliau, sudah cukup untuk memberi kesedaran pada diri saya sekali gus berjaya mengubah pandangan saya terhadap Islam selama ini.

"Mungkin itulah kelebihan yang Allah berikan pada Haron Din,kata Fitri lagi. Kejadian itu sebenarnya telah pun berlalu hampir 15 tahun, namun cahaya iman yang menyerap ke dalam hatinya masih lagi sesegar dulu. Malah, dari hari ke hari semakin kukuh bertapak di dalam dirinya. Jika dahulu Fitri seorang mubaligh yang aktif menyebarkan agama lamanya, kini Fitri masih tetap begitu.

“Cuma bezanya, hari ini saya bergerak di atas landasan agama yang benar iaitu Islam. Saya cukup sedih bila mendengar ada saudara seagama saya, terutamanya di kalangan orang Melayu yang sanggup keluar dari Islam. Murtad. “Hari ini, menjadi tanggungjawab saya untuk membantu mereka, memulihkan iman mereka, dengan pelbagai usaha dan cara, termasuk berkongsi pengalaman yang saya lalui sebelum ini. “Ini adalah tuntutan wajib buat diri saya. Dengan kelebihan yang Allah anugerahkan kepada saya, saya perlu laksanakan amanah ini biarpun berat, sebagai usaha saya membantu menyemarakkan agama Allah di muka bumi yang bertuah ini,” ujarnya bersungguh­sungguh mengakhiri pertemuan kami pada petang itu.

catitan : Benarlah bahawa Hidayah Allah hanya untuk hamba yang dikehendaki-NYA sahaja. Selagi hayat dikandung badan, kita mesti hapuskan gerakan mengkristiankan umat Islam di Malaysia. Semakin lambat kita bertindak, ditakuti bilangan orang murtad ini akan bertambah. Bertindaklah, walau dengan apa jua sekalipun, paling tidak kita doakan kesejahteraan dan keselamatan umat Islam dari fitnah Kristian ini selepas solat fardhu. Apa yang paling saya kesalkan bahawa isu ini dipandang sepi oleh sesetengah pihak dan kita tidak boleh lagi menuding jari serta mengharapkan kepada kerajaan, JAKIM Jabatan Agama Negeri dan sebagainya, Syiar Islam itu diamanahkan kepada setiap individu Islam dan bukannya kepada kerajaan atau mana-mana pertubuhan sekalipun. Ustaz Harun Din adalah ulama yang amat disegani dan saya sungguh sedih melihat ulama seperti beliau seolah-olah tiada tempat dalam masyarakat kita.Sungguh sukar untuk kita lihat wajah beliau di kaca televisyen sedangkan ilmu yang beliau miliki amat penting untuk kita sama-sama kongsi,pelajari dan amalkan. Rancangan Forum Perdana kini gagal menarik minat penonton Islam termasuk bukan Islam kerana kita kehilanagan ulama-ulama seperti Ishak Baharom, Badrul Amin, Harun Din, dan ramai lagi. Kenapa mereka ini di gam? Disekat terus menerus? Mengapa?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Archives

Jom Solat awal waktu

Dia datang

Followers

About Me

Foto Saya
Armiza Aris
Imannya umpama bulu ayam yang halus dan tidak kukuh
Lihat profil lengkap saya